Misteri Tulisan "Sugeng" di Telapak Kaki Wanita Korban Mutilasi

Kompas.com - 15/05/2019, 14:41 WIB
Jajaran Polres Malang Kota bersama Polda Jawa Timur saat olah TKP di lokasi ditemukannya potongan tubuh wanita korban mutilasi di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Rabu (15/5/2019) KOMPAS.com/ANDI HARTIKJajaran Polres Malang Kota bersama Polda Jawa Timur saat olah TKP di lokasi ditemukannya potongan tubuh wanita korban mutilasi di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Rabu (15/5/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Pihak kepolisian menemukan tulisan di telapak kaki wanita yang dimutilasi di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang.

Di telapak kanan korban tertera tulisan 'sugeng'. Sedangkan di telapak kiri tertera kalimat 'wahyu yang ku terima dari Gereja Comboran ketemu...(tidak terbaca) sama kerabat... (tidak terbaca)'.

Kalimat tersebut tertulis dengan huruf kapital.

Berdasarkan foto yang beredar, tulisan tersebut seperti tato di telapak kaki. Namun ketika dicermati, tulisan itu terbentuk dari tusukan yang kemudian menghitam.


"Masih kita lakukan pemeriksaan. Itu (tulisan) lama atau baru masih kita dalami," kata Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri di Mapolres Malang Kota, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: Kasus Mutilasi Tubuh Wanita, 4 Hari Pedagang Cium Bau Busuk

Asfuri mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah tulisan di telapak kaki korban itu merupakan petunjuk untuk mengungkap kasus mutilasi tersebut.

"Belum tahu. Apakah itu sebagai petunjuk, yang menulis itu pelakunya atau korbannya sendiri," jelasnya.

Selain kalimat di telapak kaki korban, di lokasi juga ditemukan kalimat yang tertera pada selembar kertas putih. Kalimat tersebut tertulis dengan tinta merah.

Sebelumnya diberitakan, enam bagian potong tubuh seorang wanita ditemukan di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Selasa (14/5/2019) siang. Enam potong tubuh tersebut terdiri dari dua kaki, dua tangan dan satu kepala yang ditemukan di bawah tangga menuju lantai 3. Sedangkan potongan tubuhnya ditemukan di dalam toilet.

Baca juga: Kasus Mutilasi Tubuh Wanita, Polisi Selidiki Selembar Kertas Bertuliskan Tinta Merah

Polres Malang Kota masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Autopsi terhadap korban masih berlangsung.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Irwan, Bandar Narkoba yang Ditembak Mati, Berawal dari Jual Ikan dan Kelapa

Kisah Irwan, Bandar Narkoba yang Ditembak Mati, Berawal dari Jual Ikan dan Kelapa

Regional
Asyiknya Bersepeda Sambil Berwisata di Jembatan Holtekamp Jayapura

Asyiknya Bersepeda Sambil Berwisata di Jembatan Holtekamp Jayapura

Regional
Menteri Muhadjir: Muhammadiyah Organisasi Paling Berwarna dan Terbuka...

Menteri Muhadjir: Muhammadiyah Organisasi Paling Berwarna dan Terbuka...

Regional
Wabup Tanjung Jabung Timur: Ada Perusahaan Tak Mau Bantu Padamkan Kebakaran Lahan

Wabup Tanjung Jabung Timur: Ada Perusahaan Tak Mau Bantu Padamkan Kebakaran Lahan

Regional
Tolak Opsi Damai, Ni Luh Djelantik Janji Penuhi Panggilan Polda Bali

Tolak Opsi Damai, Ni Luh Djelantik Janji Penuhi Panggilan Polda Bali

Regional
Bayi Bermata Satu Meninggal Setelah 2 Jam Jalani Perawatan

Bayi Bermata Satu Meninggal Setelah 2 Jam Jalani Perawatan

Regional
Kisah Pemuda Asal Sragen Berbobot 140 Kg, Mesin Timbangan Rusak hingga Sehari Makan 8 Kali

Kisah Pemuda Asal Sragen Berbobot 140 Kg, Mesin Timbangan Rusak hingga Sehari Makan 8 Kali

Regional
Detik-detik Bandar Narkoba Tertembak di Kepala saat Dikejar Petugas

Detik-detik Bandar Narkoba Tertembak di Kepala saat Dikejar Petugas

Regional
Adian Napitupulu: Saya Dukung Jokowi Bukan untuk Kejar Jabatan

Adian Napitupulu: Saya Dukung Jokowi Bukan untuk Kejar Jabatan

Regional
Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Regional
Kabut Asap Pekat di Jambi: Jam 12 Siang Gelap, Warga Nyalakan Lampu dan Kipas Angin

Kabut Asap Pekat di Jambi: Jam 12 Siang Gelap, Warga Nyalakan Lampu dan Kipas Angin

Regional
Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Regional
Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

Regional
Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X