Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Kompas.com - 24/05/2019, 15:07 WIB
Ilustrasi SPBUTRIBUNNEWS/HERUDIN Ilustrasi SPBU

MALANG, KOMPAS.com - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V memprediksi akan ada kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) untuk produk gasoline atau bensin sebesar 12 persen di Jawa Timur memasuki arus mudik Lebaran 2019.

Produk gasoline meliputi premium, pertalite, pertamax dan pertamax turbo.

"Pertamina memprediksi terjadi kenaikan konsumsi 12 persen untuk produk gasoline," kata Unit Manager Communication dan CSR Pertamina MOR V Jatim Bali Nusa Tenggara, Rustam Aji saat berada di Malang, Kamis (23/5/2019) malam.

Sementara itu, konsumsi BBM untuk produk gasoil yang meliputi solar, dexlite dan pertamina dex malah diprediksi turun sebesar 8 persen. Hal itu disebabkan oleh tidak beroperasinya kendaraan berat selama arus mudik.


"Sedangkan produk gasoil mengalami penurunan konsumsi sekitar 8 persen," katanya.

Baca juga: Arus Mudik-Balik, Pasokan BBM di Jalur Selatan Dipastikan Aman

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu 29 Mei 2019 hingga Jumat 31 Mei 2019. Sedangkan untuk puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari Sabtu hingga Minggu, 8-9 Juni 2019 dan Sabtu hingga Minggu pada pekan berikutnya yakni tanggal 15-16 Juni 2019.

Untuk memenuhi kenaikan jumlah konsumsi itu, Pertamian akan mengoptimalkan stok dan distribusi dari enam terminal BBM yang ada di Jawa Timur, salah satunya di terminal BBM Malang.

Pertamina juga akan melakukan antisipasi ketika terjadi kemacetan parah dengan menyiagakan mobil tangki di 16 SPBU kantong yang tersebar di Jombang, Probolinggo, Lumajang, Malang, Batu, Ngawi, Pacitan, Nganjuk serta Jember.

Konsumsi LPG

Adapun untuk konsumsi LPG, Rustam memprediksi juga ada kenaikan sebesar 9 persen. Dari rata-rata 5.070 metric ton (MT) perhari diprediksi naik menjadi 5.520 metric ton (MT) per hari.

"Pertamina memprediksi konsumsi LPG akan mengalami kenaikan pada Bulan Ramadhan 2019 dengan estimasi angka mencapai 5.520 MT per hari atau naik sebesar 9 persen dari konsumsi normal," jelasnya.

Baca juga: Kurangi LPG, Pemprov Jabar Matangkan Program Konversi Kompor Gas ke Listrik

Untuk mencegah kelanggkaan LPG, pihaknya mengoptimalkan stok di enam Depot dan Kilang LPG serta stok di seluruh SPPBE yang ada di Jawa Timur.

"Pertamina juga berkoordinasi dengan lembaga penyalur LPG untuk mengaktifkan agen dan pangkalan siaga yang tetap buka melayani di hari libur," ungkapnya.

Di Jawa Timur, jumlah agen siaga mencapai 352 untuk LPG 3 kilogram dan 64 agen untuk LPG non-subsidi. Sedangkan pangkalan siaga LPG 3 kilogram mencapai 3.800, termasuk SPBU yang menyediakan LPG 3 kilogram.

Satgas RAFI

Pertamina membentuk tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2019 untuk memastikan kelancaran penyaluran BBM dan LPG selama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2019.

Tim itu bertugas sejak tanggal H-15 Lebaran atau Selasa (21/5/2019) hingga H+15 Lebaran.

Tim Satgas ini berperan khusus dalam memantau dan mengkoordinasikan penyaluran BBM dan LPG mulai dari penguatan stok, kelancaran distribusi di jalan raya hingga pemantauan kondisi di lapangan, sehingga ketersediaan BBM dan LPG di masyarakat dapat terus terpenuhi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Regional
Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

[POPULER NUSANTARA] "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

Regional
22 Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Dapat Santunan Rp 525 Juta

22 Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Dapat Santunan Rp 525 Juta

Regional
Ganja 83 Kg yang Disita Polisi, Ternyata Pesanan 2 Napi di Lapas Jabar

Ganja 83 Kg yang Disita Polisi, Ternyata Pesanan 2 Napi di Lapas Jabar

Regional
Lagi, Longsor di Pendulangan Intan Kalsel, Satu Penambang Tewas Tertimbun

Lagi, Longsor di Pendulangan Intan Kalsel, Satu Penambang Tewas Tertimbun

Regional
4 Remaja Terjatuh dari Wahana Kora-kora, 1 Tewas

4 Remaja Terjatuh dari Wahana Kora-kora, 1 Tewas

Regional
5 Hari Hilang, Seorang Nenek Ditemukan Terjebak Dalam Sumur Tua

5 Hari Hilang, Seorang Nenek Ditemukan Terjebak Dalam Sumur Tua

Regional
Sederet Kejahatan Satriandi Sebelum Ditembak Mati, Pembunuh hingga Bandar Narkoba Antar-negara

Sederet Kejahatan Satriandi Sebelum Ditembak Mati, Pembunuh hingga Bandar Narkoba Antar-negara

Regional
Sebuah Rumah Terbakar, 4 Bocah Bersaudara Ditemukan Tewas

Sebuah Rumah Terbakar, 4 Bocah Bersaudara Ditemukan Tewas

Regional
Di Sekolah Pinggir Hutan Ini Siswanya Bisa Bayar Pakai Hasil Bumi

Di Sekolah Pinggir Hutan Ini Siswanya Bisa Bayar Pakai Hasil Bumi

Regional
7 Fakta Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana, Ditemukan Luka Memar dan Lecet hingga Polisi Cari Pelaku

7 Fakta Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana, Ditemukan Luka Memar dan Lecet hingga Polisi Cari Pelaku

Regional
Close Ads X