Viral, Kakek 70 Tahun Pungli Sopir Angkutan Online

Kompas.com - 13/01/2020, 17:44 WIB
Aksi Dadik, pria berusia 70 tahun saat menjalankan pungutan liar terhadap sopir angkutan online di depan mal Matos Jalan Veteran Kota Malang. KOMPAS.com/ANDI HARTIKAksi Dadik, pria berusia 70 tahun saat menjalankan pungutan liar terhadap sopir angkutan online di depan mal Matos Jalan Veteran Kota Malang.

MALANG, KOMPAS.com – Jajaran Polresta Malang Kota mengamankan pelaku pemalakan atau pungutan liar terhadap angkutan online di depan Mal Malang Town Square (Matos) Jalan Veteran Kota Malang.

Pelaku yang diamankan atas nama Dadik Ismadipayana (70), warga Jalan Mayjen Panjaitan XIII/32 RT 004 RW 004 Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Dadik diamankan pada Minggu (12/1/2020) malam setelah aksinya viral di media sosial Facebook.

Baca juga: Diduga Pungli, 2 Pegawai Honorer Dinsos Pemkab Nias Selatan Ditangkap

“Ini lokasinya (TKP) di tepi jalan depan pertokoan Matos yang Jalan Veteran itu. Nama pelaku berinisial DI kebetulan usianya sudah cukup lanjut. Sudah 70 tahun,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Senin (13/1/2020).

Leonardus mengatakan, pelaku memanfaatkan angkutan online yang menjemput penumpangnya di depan pusat perbelanjaan itu.

Pelaku memaksa sopir angkutan online untuk memberikan uang saat hendak berangkat mengantarkan penumpang. Nilainya beragam, antara Rp 1.000 hingga Rp 2.000.

Dadik sendiri merupakan juru penumpang angkot di lokasi tersebut.

“Jadi, dia modusnya pungli terhadap pengemudi ojek online yang mengambil penumpang di depan pertokoan Matos. Kisaran punglinya sekitar Rp 1.000 sampai Rp 2.000,” ujar dia.

Petugas mengamankan uang tunai senilai Rp 104.000 yang diduga merupakan hasil dari aksi pelaku menjalankan pungutan liar.

“Lalu barang bukti yang kami dapatkan kurang lebih sekitar Rp 104.000. Lalu juga ada beberapa yang lainnya,” ujar Leonardus.

Baca juga: 5 Juru Parkir yang Lakukan Pungli Modus Cuci Mobil di Obyek Wisata Cipanas Tak Ditahan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X