Tangis Siswa Korban Bully di Malang Harus Diamputasi...

Kompas.com - 05/02/2020, 15:34 WIB
Paman MS, korban bully di SMPN 16 Kota Malang saat ditemui di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang, Rabu (5/2/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKPaman MS, korban bully di SMPN 16 Kota Malang saat ditemui di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang, Rabu (5/2/2020).

MALANG, KOMPAS.com - MS (13), siswa korban bully di sebuah sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Kota Malang akhirnya menjalani operasi amputasi.

Jari tengah tangan kanan korban harus diamputasi karena sudah tidak berfungsi.

Operasi amputasi itu dilakukan oleh tim medis Rumah Sakit Umum Lavalette Kota Malang, tempat MS dirawat.

"Operasi tadi malam. Masuk pukul 18.00 WIB sampai 21.30 WIB," kata Taufik (47), paman MS, saat ditemui di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Diduga Jadi Korban Bully, Jari Siswa SMP di Malang Diamputasi

Taufik mengatakan, operasi amputasi itu atas keputusan dari tim medis di rumah sakit tersebut.

"Kami ikut apa yang diusulkan oleh dokter. Karena jaringan di jarinya sudah mati," kata dia.

Terdapat dua ruas di jari tengah tangan kanan korban yang harus diamputasi.

Saat ini, pihaknya fokus memulihkan kondisi psikologis keponakan korban.

Sebab, korban sempat menangis karena kehilangan jari tengahnya.

"Fokus kami psikis, akibat operasi mau tidak mau syok, karena kehilangan jarinya," kata dia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cari Carol Merie, Petugas Menyelam Sampai Kedalaman 40 Meter di Teluk Ambon

Cari Carol Merie, Petugas Menyelam Sampai Kedalaman 40 Meter di Teluk Ambon

Regional
Gadis 14 Tahun Putus Sekolah dan Jadi Buruh Ikat Rumput Laut Demi Hidupi Keluarganya, Eks TKI Malaysia

Gadis 14 Tahun Putus Sekolah dan Jadi Buruh Ikat Rumput Laut Demi Hidupi Keluarganya, Eks TKI Malaysia

Regional
Hendak Temui Anak di Kampung, Suami Istri Pedagang Ketoprak Meninggal Kecelakaan

Hendak Temui Anak di Kampung, Suami Istri Pedagang Ketoprak Meninggal Kecelakaan

Regional
Sebelum Melingkar di Atas Tubuh Nenek, Ular Kobra Sempat Terlihat di Selokan

Sebelum Melingkar di Atas Tubuh Nenek, Ular Kobra Sempat Terlihat di Selokan

Regional
'Saya Menggugat Warisan Bukan untuk Diri Sendiri, tapi untuk Mama dan Adik-adik'

"Saya Menggugat Warisan Bukan untuk Diri Sendiri, tapi untuk Mama dan Adik-adik"

Regional
Tanggapi Unjuk Rasa Forum Banjir Bandang, Bupati Luwu Utara Siap Berdiskusi

Tanggapi Unjuk Rasa Forum Banjir Bandang, Bupati Luwu Utara Siap Berdiskusi

Regional
Pria Ini Dibunuh dengan Raket Nyamuk karena Dituduh Kirim Santet ke Keluarga Pelaku

Pria Ini Dibunuh dengan Raket Nyamuk karena Dituduh Kirim Santet ke Keluarga Pelaku

Regional
4 Tenaga Medis di Tanjungpinang Terpapar Virus Corona

4 Tenaga Medis di Tanjungpinang Terpapar Virus Corona

Regional
Habiskan Rp 141,082 Miliar, Ini Bangunan Terdampak Kerusuhan Papua yang Sudah Direkontruksi

Habiskan Rp 141,082 Miliar, Ini Bangunan Terdampak Kerusuhan Papua yang Sudah Direkontruksi

Regional
Dikendalikan Napi Pekanbaru, 3 Penyelundup Narkoba Ditangkap di Perbatasan

Dikendalikan Napi Pekanbaru, 3 Penyelundup Narkoba Ditangkap di Perbatasan

Regional
Dinas Pertanian Muaro Jambi Khawatirkan Dampak Pembangunan Stockpile Batu Bara

Dinas Pertanian Muaro Jambi Khawatirkan Dampak Pembangunan Stockpile Batu Bara

Regional
Kesaksian Warga yang Melihat Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh: Menakutkan Sekali...

Kesaksian Warga yang Melihat Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh: Menakutkan Sekali...

Regional
Polisi Tembak 2 Bandar Narkoba Bersenjata Api di Jambi

Polisi Tembak 2 Bandar Narkoba Bersenjata Api di Jambi

Regional
Satu Anggota DPRD dan Dua Pelajar di Ketapang Positif Covid-19

Satu Anggota DPRD dan Dua Pelajar di Ketapang Positif Covid-19

Regional
Ridwan Kamil: Penduduk Hampir 50 Juta, Jabar Paling Rawan Covid-19

Ridwan Kamil: Penduduk Hampir 50 Juta, Jabar Paling Rawan Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X