Mahasiswa Ini Ditangkap karena Kedapatan Tanam Pohon Ganja di Kamar Kos

Kompas.com - 31/07/2020, 06:00 WIB
ilustrasi pohon ganja ISTIMEWAilustrasi pohon ganja

KOMPAS.com - Polresta Malang Kota membekuk seorang mahasiswa berinisial ENP (27) karena kedapatan menanam pohon ganja di dalam kamar kosnya.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, tersangka ditangkap di kamar kosnya di Jalan MT Haryono, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

"Penangkapan dilakukan pada Minggu (26/7/2020), sekitar pukul 18.00 WIB. Tersangka ditangkap setelah kami mendapatkan laporan dari masyarakat," ujarnya dalam press rilis, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Viral Unggahan Fetish Kain Jarik, Unair Dorong Korban Melapor

Saat penggeledahan, ditemukan pohon ganja yang ditanam di dalam pot setinggi 32 cm.

Pohon ganja diletakkan di tembok belakang kamar kos dan diarahkan ke arah matahari. Selain pohon ganja, polisi juga menemukan bibit pohon ganja di dalam toples.

Tersangka mengaku menanam ganja untuk digunakan sendiri.

"Jadi tersangka ini mulanya menanam pohon ganja setinggi 10 cm. Kemudian juga menyimpan bibit pohon ganjanya. Saat ini kami mencari pohon dan bibit ganja lainnya karena kemungkinan tersangka menanam lebih dari satu," ungkapnya.

Baca juga: Video Viral Sapi Kurban di Blitar Mengamuk hingga Tewas Ditembak Polisi

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Tak Pinjamkan Cangkul, Petugas Kuburkan Jenazah Covid-19 Pakai Tangan

Warga Tak Pinjamkan Cangkul, Petugas Kuburkan Jenazah Covid-19 Pakai Tangan

Regional
Kepada Jokowi, Bupati Garut Siap Tutup Kantor Pemda jika Ada PNS Positif Corona

Kepada Jokowi, Bupati Garut Siap Tutup Kantor Pemda jika Ada PNS Positif Corona

Regional
Kota Ambon Kembali ke Zona Merah, Wali Kota: Bisa Kembali Lagi ke PSBB

Kota Ambon Kembali ke Zona Merah, Wali Kota: Bisa Kembali Lagi ke PSBB

Regional
Pria Ini Dibunuh dengan Raket Nyamuk Setelah Pelaku Ikuti Mimpi dan Omongan Dukun

Pria Ini Dibunuh dengan Raket Nyamuk Setelah Pelaku Ikuti Mimpi dan Omongan Dukun

Regional
Benda Diduga Bom Ditemukan di Masjid Kampus UNY

Benda Diduga Bom Ditemukan di Masjid Kampus UNY

Regional
Cari Carol Merie, Petugas Menyelam Sampai Kedalaman 40 Meter di Teluk Ambon

Cari Carol Merie, Petugas Menyelam Sampai Kedalaman 40 Meter di Teluk Ambon

Regional
Gadis 14 Tahun Putus Sekolah dan Jadi Buruh Ikat Rumput Laut demi Hidupi Keluarganya, Eks TKI Malaysia

Gadis 14 Tahun Putus Sekolah dan Jadi Buruh Ikat Rumput Laut demi Hidupi Keluarganya, Eks TKI Malaysia

Regional
Hendak Temui Anak di Kampung, Suami Istri Pedagang Ketoprak Meninggal karena Kecelakaan

Hendak Temui Anak di Kampung, Suami Istri Pedagang Ketoprak Meninggal karena Kecelakaan

Regional
Sebelum Melingkar di Atas Tubuh Nenek, Ular Kobra Sempat Terlihat di Selokan

Sebelum Melingkar di Atas Tubuh Nenek, Ular Kobra Sempat Terlihat di Selokan

Regional
'Saya Menggugat Warisan Bukan untuk Diri Sendiri, tapi untuk Mama dan Adik-adik'

"Saya Menggugat Warisan Bukan untuk Diri Sendiri, tapi untuk Mama dan Adik-adik"

Regional
Tanggapi Unjuk Rasa Forum Banjir Bandang, Bupati Luwu Utara Siap Berdiskusi

Tanggapi Unjuk Rasa Forum Banjir Bandang, Bupati Luwu Utara Siap Berdiskusi

Regional
Pria Ini Dibunuh dengan Raket Nyamuk karena Dituduh Kirim Santet ke Keluarga Pelaku

Pria Ini Dibunuh dengan Raket Nyamuk karena Dituduh Kirim Santet ke Keluarga Pelaku

Regional
4 Tenaga Medis di Tanjungpinang Terpapar Virus Corona

4 Tenaga Medis di Tanjungpinang Terpapar Virus Corona

Regional
Habiskan Rp 141,082 Miliar, Ini Bangunan Terdampak Kerusuhan Papua yang Sudah Direkontruksi

Habiskan Rp 141,082 Miliar, Ini Bangunan Terdampak Kerusuhan Papua yang Sudah Direkontruksi

Regional
Dikendalikan Napi Pekanbaru, 3 Penyelundup Narkoba Ditangkap di Perbatasan

Dikendalikan Napi Pekanbaru, 3 Penyelundup Narkoba Ditangkap di Perbatasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X