Klaster Keluarga, Kantor dan Kerumunan Picu Kenaikan Kasus Corona di Kota Malang

Kompas.com - 14/09/2020, 15:01 WIB
Ilustrasi virus corona, gejala virus corona, gejala Covid-19, pasien virus corona Shutterstock/PetovargaIlustrasi virus corona, gejala virus corona, gejala Covid-19, pasien virus corona

MALANG, KOMPAS.com - Satgas Covid-19 Kota Malang mencatatkan peningkatan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang signifikan dari hari ke hari.

Pada Rabu (9/11/2020), tambahan pasien Covid-19 sebanyak 18 orang. Dua hari setelahnya, pada Jumat (11/9/2020), satgas mencatat ada tambahan sebanyak 37 pasien.

Lalu pada Sabtu (12/9/2020), ada tambahan 22 pasien dan pada Minggu (13/9/2020) tercatat ada tambahan 13 pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, tambahan kasus itu disebabkan oleh tiga klaster, yakni klaster keluarga, klaster perkantoran dan klaster kerumunan massa.

Baca juga: Pulang dari Pendidikan di Bali, 19 Anggota TNI Positif Covid-19

"Penambahan kemarin karena klaster keluarga, kantor dan kerumunan massa," kata Sutiaji, di Balai Kota Malang, Senin (14/9/2020).

Sutiaji mengatakan, munculnya tambahan kasus dari tiga klaster itu disebabkan oleh minimnya disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Kami masih terus menerus dan berusaha supaya disiplin dan disiplin," ujar dia.

Disiplin masyarakat rendah

Sutiaji menilai, tingkat disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19 masih rendah.

Tingkat pemakaian masker di Kota Malang masih di angka 60 persen.

Artinya, hampir separuh masyarakat di Kota Malang belum memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Satgas: 64,18 Persen Kasus Covid-19 Ada di Jawa-Bali

"Kepatuhan kita masih di angka 60 sampai 65 persen. Jadi, masih banyak yang tidak pakai masker," ungkap dia.

Sutiaji mengatakan, pihaknya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Malang akan menjalankan operasi justisi penegakan protokol kesehatan.

Operasi gabungan itu masih menunggu surat tugas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur supaya yang melanggar bisa dikenai denda sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 53 Tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menpora Akan Usulkan Surabaya Jadi Tempat Pembukaan Piala Dunia U-20 ke FIFA

Menpora Akan Usulkan Surabaya Jadi Tempat Pembukaan Piala Dunia U-20 ke FIFA

Regional
Dijanjikan Lolos Tes Seleksi Polisi, Warga Ini Ditipu Wakapolda Gadungan Rp 106 Juta

Dijanjikan Lolos Tes Seleksi Polisi, Warga Ini Ditipu Wakapolda Gadungan Rp 106 Juta

Regional
Lagi, Seorang PKL Positif Covid-19 di Malioboro, Pemkot Lakukan Tracing

Lagi, Seorang PKL Positif Covid-19 di Malioboro, Pemkot Lakukan Tracing

Regional
Fakta Wanita di Deli Serdang Bakar Bendera Merah Putih untuk Cari Perhatian Dunia

Fakta Wanita di Deli Serdang Bakar Bendera Merah Putih untuk Cari Perhatian Dunia

Regional
Gatot Nurmantyo: Apa Pun yang Menentang KAMI, Itu Peringatan dari Allah

Gatot Nurmantyo: Apa Pun yang Menentang KAMI, Itu Peringatan dari Allah

Regional
Diduga Aniaya Pengacara Saat Sidang, Oknum Hakim Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Diduga Aniaya Pengacara Saat Sidang, Oknum Hakim Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Wakapolda Gadungan Tipu Warga Rp 106 Juta, Polisi: Korban Tak Pernah Bertemu Pelaku

Wakapolda Gadungan Tipu Warga Rp 106 Juta, Polisi: Korban Tak Pernah Bertemu Pelaku

Regional
Sikat dan Bakar Bendera Merah Putih, Wanita Ini Ingin Cari Perhatian Dunia

Sikat dan Bakar Bendera Merah Putih, Wanita Ini Ingin Cari Perhatian Dunia

Regional
'Saya Diancam Mau Dipecahkan Kepala dengan Palu Sidang'

"Saya Diancam Mau Dipecahkan Kepala dengan Palu Sidang"

Regional
Oknum Polisi Diduga Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel

Oknum Polisi Diduga Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel

Regional
19 Tahun Istri Tercinta Alami Kelumpuhan, Koestomo Si Tukang Sepatu: Saya Akan Terus Merawatnya

19 Tahun Istri Tercinta Alami Kelumpuhan, Koestomo Si Tukang Sepatu: Saya Akan Terus Merawatnya

Regional
'Pesawat Mendarat Darurat, Pilot, Kopilot, dan Kru Selamat'

"Pesawat Mendarat Darurat, Pilot, Kopilot, dan Kru Selamat"

Regional
Tabrak dan Tantang Polisi Pengatur Lalu Lintas, Sopir Angkot Terancam 4 Tahun Penjara

Tabrak dan Tantang Polisi Pengatur Lalu Lintas, Sopir Angkot Terancam 4 Tahun Penjara

Regional
Prediksi Ledakan Kasus Covid-19 dari Karyawan Pabrik Benar-benar Terjadi

Prediksi Ledakan Kasus Covid-19 dari Karyawan Pabrik Benar-benar Terjadi

Regional
Diterkam, Siswa SMP Pukuli Kepala Buaya sampai Lepas dari Gigitan, lalu Panjat Pohon Bakau

Diterkam, Siswa SMP Pukuli Kepala Buaya sampai Lepas dari Gigitan, lalu Panjat Pohon Bakau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X