Sugeng Santoso, Pelaku Mutilasi di Malang Divonis Hukuman Mati

Kompas.com - 16/09/2020, 07:02 WIB
Sugeng Santoso pelaku mutilasi saat menjalani rekonstruksi di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Selasa (18/6/2019) KOMPAS.com/ANDI HARTIKSugeng Santoso pelaku mutilasi saat menjalani rekonstruksi di lantai 2 Pasar Besar Kota Malang, Selasa (18/6/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Mahkamah Agung (MA) memvonis hukuman mati terhadap Sugeng Santoso (50), terpidana kasus mutilasi di Kota Malang.

Sugeng divonis hukuman mati melalui sidang kasasi.

"Kami sudah terima keputusan dari Mahkamah Agung yang memperbaiki keputusan pengadilan menjadi hukuman mati," kata Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang, Andi Darmawangsa, saat diwawancara usai operasi masker di Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang, Selasa (15/9/2020) malam.

Vonis hukuman mati oleh MA memperberat vonis yang telah dijatuhkan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang dan Pengadilan Tinggi (PT) di Surabaya.

Baca juga: Perankan 38 Adegan, Pelaku Mutilasi Wanita di Malang Sempat Berusaha Hilangkan Jejak

Sebelumnya, Sugeng dituntut hukuman penjara seumur hidup oleh Kejaksaan Negeri Kota Malang dalam persidangan di PN Kota Malang.

Namun, hakim PN Kota Malang memvonis Sugeng dengan hukuman penjara selama 20 tahun.

Melalui tim penasehat hukumnya Sugeng melakukan banding ke Pengadilan Tinggi di Surabaya dan hasilnya menguatkan putusan vonis PN Kota Malang.

Sugeng kemudian mengajukan kasasi ke MA. Hasilnya, hukuman untuk Sugeng diperberat menjadi hukuman mati.

"Dituntut seumur hidup, diputus 20 tahun. PT menguatkan 20 tahun, Mahkamah Agung putus mati," kata Andi.

"Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi terdakwah dan JPU. Memperbaiki putusan pengadilan negeri menjadi hukuman mati," ujar dia.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijanjikan Lolos Tes Seleksi Polisi, Warga Ini Ditipu Wakapolda Gadungan Rp 106 Juta

Dijanjikan Lolos Tes Seleksi Polisi, Warga Ini Ditipu Wakapolda Gadungan Rp 106 Juta

Regional
Lagi, Seorang PKL Positif Covid-19 di Malioboro, Pemkot Lakukan Tracing

Lagi, Seorang PKL Positif Covid-19 di Malioboro, Pemkot Lakukan Tracing

Regional
Fakta Wanita di Deli Serdang Bakar Bendera Merah Putih untuk Cari Perhatian Dunia

Fakta Wanita di Deli Serdang Bakar Bendera Merah Putih untuk Cari Perhatian Dunia

Regional
Gatot Nurmantyo: Apa Pun yang Menentang KAMI, Itu Peringatan dari Allah

Gatot Nurmantyo: Apa Pun yang Menentang KAMI, Itu Peringatan dari Allah

Regional
Diduga Aniaya Pengacara Saat Sidang, Oknum Hakim Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Diduga Aniaya Pengacara Saat Sidang, Oknum Hakim Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Wakapolda Gadungan Tipu Warga Rp 106 Juta, Polisi: Korban Tak Pernah Bertemu Pelaku

Wakapolda Gadungan Tipu Warga Rp 106 Juta, Polisi: Korban Tak Pernah Bertemu Pelaku

Regional
Sikat dan Bakar Bendera Merah Putih, Wanita Ini Ingin Cari Perhatian Dunia

Sikat dan Bakar Bendera Merah Putih, Wanita Ini Ingin Cari Perhatian Dunia

Regional
'Saya Diancam Mau Dipecahkan Kepala dengan Palu Sidang'

"Saya Diancam Mau Dipecahkan Kepala dengan Palu Sidang"

Regional
Oknum Polisi Diduga Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel

Oknum Polisi Diduga Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel

Regional
19 Tahun Istri Tercinta Alami Kelumpuhan, Koestomo Si Tukang Sepatu: Saya Akan Terus Merawatnya

19 Tahun Istri Tercinta Alami Kelumpuhan, Koestomo Si Tukang Sepatu: Saya Akan Terus Merawatnya

Regional
'Pesawat Mendarat Darurat, Pilot, Kopilot, dan Kru Selamat'

"Pesawat Mendarat Darurat, Pilot, Kopilot, dan Kru Selamat"

Regional
Tabrak dan Tantang Polisi Pengatur Lalu Lintas, Sopir Angkot Terancam 4 Tahun Penjara

Tabrak dan Tantang Polisi Pengatur Lalu Lintas, Sopir Angkot Terancam 4 Tahun Penjara

Regional
Prediksi Ledakan Kasus Covid-19 dari Karyawan Pabrik Benar-benar Terjadi

Prediksi Ledakan Kasus Covid-19 dari Karyawan Pabrik Benar-benar Terjadi

Regional
Diterkam, Siswa SMP Pukuli Kepala Buaya sampai Lepas dari Gigitan, lalu Panjat Pohon Bakau

Diterkam, Siswa SMP Pukuli Kepala Buaya sampai Lepas dari Gigitan, lalu Panjat Pohon Bakau

Regional
Gadis ABG Korban Prostitusi Dititipkan di Rumah Aman, Bukannya Dilindungi Malah Dicabuli

Gadis ABG Korban Prostitusi Dititipkan di Rumah Aman, Bukannya Dilindungi Malah Dicabuli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X