Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kompas.com - 20/10/2020, 21:07 WIB
. Shutterstock.

MALANG, KOMPAS.com - Kasus aktif Covid-19 di Kota Malang terus menurun.

Berdasarkan Satgas Covid-19 Kota Malang, hingga Selasa (20/10/2020), kasus aktif atau pasien Covid-19 yang masih dalam pemantauan tersisa 41 orang dari total kasus 1.946 orang.

Berkurangnya kasus aktif itu disebabkan oleh jumlah pasien yang sembuh melebihi pasien terkonfirmasi baru.

Wali Kota Malang, Sutiaji meminta masyarakat Kota Malang tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga: Melacak Jejak Balita 17 Bulan di Malang yang Diduga Hilang Misterius, Polisi: Minim Saksi

Ia meminta masyarakat tidak terlena akibat kasus yang terus berkurang.

"Tinggal sekarang dipertahankan atau tidak itu tergantung dari masyarakat. Jadi kita tidak boleh terlena, kemarin sudah disampaikan oleh gubernur dan Kapolda, kita jangan terlena dengan zona oranye. Karena tidak menutup kemungkinan, mudah-mudahan tidak terjadi, seperti daerah lain yang sudah oranye menjadi merah lagi," ujar Sutiaji, di gedung DPRD Kota Malang, Selasa (20/10/2020).

Ia berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil mendisiplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19 meliputi memakai masker, menjaga jarak fisik dan mencuci tangan atau disingkat dengan 3M.

"Saya berterima kasih kepada masyarakat, kepada pemangku kepentingan dan seluruh komponen yang terus memberikan pembelajaran dan literasi tentang pentingnya disiplin," kata Sutiaji.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang, Bangunan SMP di Cianjur Ambruk

Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang, Bangunan SMP di Cianjur Ambruk

Regional
Ahli ITB Jelaskan 3 Proses Utama Meletusnya Gunung Api, Ada Pengaruh Gerhana Matahari dan Bulan

Ahli ITB Jelaskan 3 Proses Utama Meletusnya Gunung Api, Ada Pengaruh Gerhana Matahari dan Bulan

Regional
Bupati Sleman Terjangkit Covid-19 Usai Divaksinasi, Ini Penjelasan Dinkes

Bupati Sleman Terjangkit Covid-19 Usai Divaksinasi, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Keberatan Tes Cepat Antigen di Perbatasan Banyumas Berbayar, Bupati: Kalau Enggak Mau Silakan Balik Arah

Keberatan Tes Cepat Antigen di Perbatasan Banyumas Berbayar, Bupati: Kalau Enggak Mau Silakan Balik Arah

Regional
Saat Gerbong Kereta hingga Bangsal Orang Sakit Jiwa Jadi Ruang Isolasi Covid-19

Saat Gerbong Kereta hingga Bangsal Orang Sakit Jiwa Jadi Ruang Isolasi Covid-19

Regional
Hamil 6 Bulan, Karyawati Retail Modern Ditemukan Penuh Luka Tusuk di Gudang, Diduga Dianiaya

Hamil 6 Bulan, Karyawati Retail Modern Ditemukan Penuh Luka Tusuk di Gudang, Diduga Dianiaya

Regional
Terdampak Pandemi, Bule Asal Belanda Buka Warung Mi Ayam 'Telolet'

Terdampak Pandemi, Bule Asal Belanda Buka Warung Mi Ayam "Telolet"

Regional
Satu Anggota TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya

Satu Anggota TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya

Regional
Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Regional
Ketahuan 'Chatting' dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Ketahuan "Chatting" dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Regional
Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Regional
3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

Regional
BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

Regional
Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Regional
Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X