Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Kompas.com - 26/10/2020, 18:59 WIB
Lokasi perempuan usai lanjut dipukul oleh perempuan muda yang bersamanya saat berteduh dari hujan di Pasar Mergan Kota Malang, Jumat (23/10/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKLokasi perempuan usai lanjut dipukul oleh perempuan muda yang bersamanya saat berteduh dari hujan di Pasar Mergan Kota Malang, Jumat (23/10/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Rekaman video yang memperlihatkan perempuan muda memukuli seorang lansia di pinggir jalan viral di media sosial.

Dalam video tersebut, seorang perempuan lanjut usia dengan menenteng sejumlah barang terlihat hanya diam saat diusik dan dipukuli perempuan muda yang berada di belakangnya.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sekitar Pasar Mergan, Kota Malang, Jawa Timur.

Menindaklanjuti video viral itu, polisi akhirnya turun tangan dan melakukan penyelidikan.

Hasilnya, pelaku dan korban ternyata diketahui seorang ibu dan anak kandung berinisial N (60) dan FA (26).

Keduanya merupakan warga Desa Lawang, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

"Kami cari informasi maupun saksi-saksi di sekitar TKP ternyata ibu yang sudah tua maupun ibu yang masih muda ini ternyata masih satu keluarga. Ibunya ini ibu kandung dari mbaknya ini," kata Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu, dalam rilis, di Mapolresta Malang Kota, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Dari pemeriksaan yang dilakukan, pelaku mengakui perbuatannya. Alasan FA memukuli ibunya tersebut karena mengaku kesal.

Sebab, saat dianiaya oleh kakak iparnya dianggap tidak dibela atau dibiarkan.

"Jadi, pelaku ini merasa jengkel dengan ibunya karena ibunya tidak membela anaknya pada saat dipukul oleh saudaranya. Ibunya hanya diam saja terus anaknya merasa kesal akhirnya melakukan kekerasan kepada ibunya sendiri yang terjadi di Pasar Mergan sesuai dengan video yang terlihat," kata dia.

Saat ini pelaku sudah diamankan. Namun demikian, terkait proses hukumnya kemungkinan tidak dilanjutkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemeran Pria Video Mesum di Ruang Isolasi RSUD Dompu Diduga Oknum Polisi

Pemeran Pria Video Mesum di Ruang Isolasi RSUD Dompu Diduga Oknum Polisi

Regional
Polisi Selidiki Mayat Pria Mengambang di Perairan Cirebon, Sebagian Kukunya Diwarnai

Polisi Selidiki Mayat Pria Mengambang di Perairan Cirebon, Sebagian Kukunya Diwarnai

Regional
Bunga Langka Rafflesia Tuan-Mudae Mekar di Cagar Alam Maninjau

Bunga Langka Rafflesia Tuan-Mudae Mekar di Cagar Alam Maninjau

Regional
Hujan Deras Sebabkan Jembatan Gantung Penghubung 2 Desa di Cianjur Ambruk, Jalan Tertutup Longsor

Hujan Deras Sebabkan Jembatan Gantung Penghubung 2 Desa di Cianjur Ambruk, Jalan Tertutup Longsor

Regional
Diduga Setubuhi 9 Muridnya, Pemilik Sanggar Tari dengan Modus Pengobatan Kunci Batin

Diduga Setubuhi 9 Muridnya, Pemilik Sanggar Tari dengan Modus Pengobatan Kunci Batin

Regional
2 Pegawai RSUD Dompu Jadi Tersangka Kasus Video Mesum Pasien di Ruang Isolasi, Ini Perannya

2 Pegawai RSUD Dompu Jadi Tersangka Kasus Video Mesum Pasien di Ruang Isolasi, Ini Perannya

Regional
Menang Pilkada Karawang, Cellica-Aep Janji Tak Akan Euforia Berlebihan

Menang Pilkada Karawang, Cellica-Aep Janji Tak Akan Euforia Berlebihan

Regional
Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang, Bangunan SMP di Cianjur Ambruk

Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang, Bangunan SMP di Cianjur Ambruk

Regional
Ahli ITB Jelaskan 3 Proses Utama Meletusnya Gunung Api, Ada Pengaruh Gerhana Matahari dan Bulan

Ahli ITB Jelaskan 3 Proses Utama Meletusnya Gunung Api, Ada Pengaruh Gerhana Matahari dan Bulan

Regional
Bupati Sleman Terjangkit Covid-19 Usai Divaksinasi, Ini Penjelasan Dinkes

Bupati Sleman Terjangkit Covid-19 Usai Divaksinasi, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Keberatan Tes Cepat Antigen di Perbatasan Banyumas Berbayar, Bupati: Kalau Enggak Mau Silakan Balik Arah

Keberatan Tes Cepat Antigen di Perbatasan Banyumas Berbayar, Bupati: Kalau Enggak Mau Silakan Balik Arah

Regional
Saat Gerbong Kereta hingga Bangsal Orang Sakit Jiwa Jadi Ruang Isolasi Covid-19

Saat Gerbong Kereta hingga Bangsal Orang Sakit Jiwa Jadi Ruang Isolasi Covid-19

Regional
Hamil 6 Bulan, Karyawati Retail Modern Ditemukan Penuh Luka Tusuk di Gudang, Diduga Dianiaya

Hamil 6 Bulan, Karyawati Retail Modern Ditemukan Penuh Luka Tusuk di Gudang, Diduga Dianiaya

Regional
Terdampak Pandemi, Bule Asal Belanda Buka Warung Mi Ayam 'Telolet'

Terdampak Pandemi, Bule Asal Belanda Buka Warung Mi Ayam "Telolet"

Regional
Satu Anggota TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya

Satu Anggota TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X